Cerita yang menemani

Kadang, hidup baru masuk akal setelah kita menjalaninya.

Ruang untuk cerita-cerita sederhana tentang jatuh, tumbuh, pulang, dan keberanian memulai kembali.

Jelajahi semua cerita

Ruang baca yang tenang
untuk berhenti sejenak

Kehilangan tidak selalu meminta kita melupakan. Kadang, ia hanya meminta kita meneruskan hidup dengan cara yang baru.

Kursi Kosong di Halte Terakhir01

CERITA · PILIHAN

Pilihan editor

Untuk dibaca pelan-pelan

01

Kehilangan tidak selalu meminta kita melupakan. Kadang, ia hanya meminta kita meneruskan hidup dengan cara yang baru.

Kursi Kosong di Halte Terakhir

Setiap sore, Pak Arif duduk di kursi yang sama, menunggu bus yang tak pernah ia naiki. Seorang anak kecil akhirnya menanyakan alasannya.

Cerita terbaru

Temukan sesuatu
untuk dibawa pulang.

05 cerita

02

Telepon yang Selalu Dijawab Ibu

Tentang suara yang sering kita anggap biasa, sampai jarak mengajarkan betapa berharganya sebuah halo.

03

Warung Kecil di Ujung Gang

Bu Mira tidak menunggu rasa takutnya hilang. Ia membuka pintu, menyalakan lampu, lalu mulai lagi.

04

Sepasang Sepatu untuk Hari Senin

Satu kebaikan sederhana berpindah tangan, dan diam-diam mengubah masa depan seseorang.

05

Lampu Teras yang Tak Pernah Padam

Ayah selalu menyalakan satu lampu kecil, bahkan ketika semua anaknya tinggal jauh dari rumah.

06

Lima Menit Sebelum Hujan

Sinta selalu mengejar waktu, sampai sebuah halte mengajarinya bahwa berhenti juga bagian dari perjalanan.

Tentang kami

Sebuah cerita tidak harus luar biasa untuk menjadi berarti.

Masuk Akal mengumpulkan pengalaman manusia yang jujur agar kita merasa sedikit lebih dipahami, dan sedikit tidak sendirian.

Punya cerita?

Mungkin ceritamu adalah yang seseorang butuhkan hari ini.