Kehilangan tidak selalu meminta kita melupakan. Kadang, ia hanya meminta kita meneruskan hidup dengan cara yang baru.
Cerita yang menemani
Kadang, hidup baru masuk akal setelah kita menjalaninya.
Ruang untuk cerita-cerita sederhana tentang jatuh, tumbuh, pulang, dan keberanian memulai kembali.
Ruang baca yang tenang
untuk berhenti sejenak
CERITA · PILIHAN
Pilihan editor
Untuk dibaca pelan-pelan
“Kehilangan tidak selalu meminta kita melupakan. Kadang, ia hanya meminta kita meneruskan hidup dengan cara yang baru.”
Kursi Kosong di Halte Terakhir
Setiap sore, Pak Arif duduk di kursi yang sama, menunggu bus yang tak pernah ia naiki. Seorang anak kecil akhirnya menanyakan alasannya.
Cerita terbaru
Temukan sesuatu
untuk dibawa pulang.
05 cerita
Telepon yang Selalu Dijawab Ibu
Tentang suara yang sering kita anggap biasa, sampai jarak mengajarkan betapa berharganya sebuah halo.
Warung Kecil di Ujung Gang
Bu Mira tidak menunggu rasa takutnya hilang. Ia membuka pintu, menyalakan lampu, lalu mulai lagi.
Sepasang Sepatu untuk Hari Senin
Satu kebaikan sederhana berpindah tangan, dan diam-diam mengubah masa depan seseorang.
Lampu Teras yang Tak Pernah Padam
Ayah selalu menyalakan satu lampu kecil, bahkan ketika semua anaknya tinggal jauh dari rumah.
Lima Menit Sebelum Hujan
Sinta selalu mengejar waktu, sampai sebuah halte mengajarinya bahwa berhenti juga bagian dari perjalanan.
Tentang kami
Sebuah cerita tidak harus luar biasa untuk menjadi berarti.
Masuk Akal mengumpulkan pengalaman manusia yang jujur agar kita merasa sedikit lebih dipahami, dan sedikit tidak sendirian.
Punya cerita?